Place 728 x 90 Ad Here

Sunday, February 22, 2009

Orang Teraneh Di Dunia

19

10 Orang Teraneh Di Dunia

Artikel ini saya ambil dari blog tetangga, maklum untuk sekedar menyebarluaskan berita saja,hehehe...
ya udah kita mulai aja dari yang kesepuluh:

no. 10. Mr. Michel Lotito: Tuan Pemakan Segala

Michel Lotito (1950), penghibur serba bisa dari Prancis,dilahirkan di Grenobel dan terkenal atas kemampuannya untuk memakan barang yang tidak dapat dicerna, dan membuatnya dikenal sebagai Monsieur Mangetout (tuan Pemakan Segala).
Penampilan Lotito termasuk dalam mengkonsumsi logam, kaca, karet dan lain sebagainya dari beberapa barang seperti sepeda, tv, pesawat Cessna 150, dan beberapa barang yang di bongkar dan dipotong kecil2 untuk kemudian ditelan. Pesawat Cessna 150 butuh dua tahun untuk sepenuhnya dimakan, mulai 1978 sampai 1980. Ia mulai makan barang2 aneh semenjak kecil dan mulai makan untuk hiburan mulai 1966. Ia jarang mengalami sakit akibat makanan yang dikonsumsinya, bahkan makan makanan yang dianggap beracun. Diperkirakan semenjak 1959 sampai 1997, Lotito telah makan 9 ton logam.


no. 9. Dr. Nakamatsu: Memfoto dan menganalisa semua makanannya selama 34 tahun.

Yoshiro Nakamatsu June 26, 1928, adalah seorang penemu dari Jepang dan memegang lebih dari 3000 paten, termasuk disket lama yang kita gunakna. Ia menerima Hadiah Nobel 2005 untuk Nutrisi, karena ia memfoto dan menganalisa semua makanan yang ia konsumsi selama 34 tahun (dan masih terus berjalan). Nakamatsu berencana untuk hidup sampai 140 tahun!






no. 8. David Allen Bawden: Paus Pilihan Sendiri, Paus Michael I

David Allen Bawden (1959), adalah warga Amerika yang dipilih menjadi "Paus Michael I" oleh enam orang Conclav atau post-Sedevacantist Catholics, dengan mengatakan bahwa 6 Paus sebelum ini tidak sah karena semuanya adalah modernis.
post-Sedevacantist Catholics beranggapan bahwa jika para Kardinal tidak dapet memilih Paus yang sah, maka umat biasa dapat memilih, karena adanya prinsip Epikeia (kesamaan). Berdasarkan hal ini, maka David Bawden dipilih menjadi paus oleh enam orang pada 1990 (termasuk dirinya sendiri dan kedua orang tuanya, dan sampai sekarang masih memerintah.




no. 7. David Icke: Juru Selamat kita dari Humanoid Reptil (reptil seperti manusia)

David Icke, adalah mantan pemain American Footbal, dan juga presenter TV BBC, juga merupakan juru bicara British Green Party. Semenjak 1990, ia mulai menjadi "Peneliti apa dan siapa yang sebenarnya memerintah dunia: para reptil."
David hanya mau mengenakan baju berwarna torquise dan percaya bahwa dunia dipimpin oleh suatu kelompok yang disebut: The Elite, kelompok Humanoid Reptil yang dikenal di jaman dulu sebagai Persaudaraan Babilon, dan banyak orang terkenal yang merupakan hasil keturunan mereka, seperti George W. Bush, Queen Elizabeth II, dan Kris Kristofferson. Ia percaya bahwa keturunan reptil ini banyak melakukan pelecehan terhadap anak dan praktek setanisme. Ia menulis 15 buku yang menjelaskan pandangannya. Ia menerima tepuk tangan luar biasa setelah berpidato selama 5 jam di hadapan mahasiswa di Universitas Toronto pada tahun 1999.



No. 6. Lal Bihari: Orang yang Paling LAMA RESMI Meninggal

Lal Bihari (1961) adalah petani dari Uttar Pradesh, India, yang dinyatakan resmi meninggal pada 1976 sampai 1994. Ia mendirikan Mritak Sangh atau Asosiasi orang Meninggal di Uttar Pradesh, India. Ia melawan birokrasi Pemerintah India agar dapat dinyatakan masih hidup selama 18 tahun.
Ketika Lal berusaha memohon pinjaman kepada bank pada 1976, permohonannya ditolak karena statusnya ternyata dinyatakan meninggal. Paman Lal menyogok petugas untuk menyatakan bahwa ia sudah meninggal sehingga pamannya dapat menguasai tanah Lal. Lal menemui bahwa setidaknya ada 100 orang yang dinyatakan meninggal seperti dia dan akhirnya ia mendirikan Mritak Sangh. Ia dan anggotanya adalah orang yang menghadapi bahaya dibunuh karena ada orang yang menginginkan tanah milik mereka. Mritak Sangh sekarang beranggota lebih dari 20.000 orang di seluruh India. Pada 2004, mereka berhasil menyatakan kembali 4 orang anggota mereka resmi masih hidup. Dan ia sedang mengincar kursi Parlemen.



No. 5. Matayoshi Mitsuo: Yesus asal Jepang.

Matayoshi Mitsuo adalah seorang Politis Jepang yang yakin bahwa dia adalah Tuhan dan Kristus. Menurut programnya ia akan membawa Penghakiman Terakhir Kristus dengan cara yang persis dapat diterima oleh sistem politik Jepang. Langkah pertamanya sebagai Juru Selamat adalah menduduki posisi Perdana Mentri Jepang. Kemudian dia akan mereformasi masyarakat Jepang, lalu PBB akan menawarkan kursi Sekjen kepadanya. Lalu Matayoshi akan memerintah dunia dengan otoritas di tangannya, tidak hanya sebagai pemerintah agamis, tapi juga sebagai pemerintah politis. Ia berkali kali ikut serta dalam pemilihan Perdana Mentri tapi belum pernah menang. Ia terkenal karena kampanye ekstentrisnya yang mengajak para musuhnya untuk melakukan hara kiri.



No. 4. Mehran: Hidup di Bandara sejak 1988

Mehran Karimi Nasseri, adalah pelarian dari Iran yang hidup di Terminal Keberangkatan Satu di Bandara Charles de Gaulle semenjak 8 Agustus 1988. Setelah ia ditangkap, dipenjarakan dan di buang dari negaranya, ia memohon perlindungan dari berbagai negara di Eropa tanpa hasil. Naserri adalah inspirasi untuk film The Terminal, Naserri tinggal di lorong restoran di lantai terbawah di terminal tersebut. Penampilannya yang mirip seperti pelancong dengan kereta dan tas membuatnya tidak terlalu dihiraukan orang, tapi ia tidak bisa meninggalkan terminal begitu saja, karena hampir semua orang di bandara mengenalinya.


No. 3. Shoichi Yokoi: bersembunyi selama 28 tahun setelah PD II

Soichi adalah prajurit, yang menjadi tentara Kekaisaran Jepang mulai 1941 dan dikirimkan ke Guam. PAda 1944, pada saat tentara Amerika menaklukkan pulau tersebut, Soichi bersembunyi.
Pada 24 Januari 1972, Soichi ditemukan oleh dua orang penghuni pulau. Setelah 28 tahun bersembunyi di gua2 di hutan, ia takut keluar dari persembunyiannya, bahkan setelah menemukan selebaran bahwa PD II sudah berakhir. "Rasanya malu sekali saya kembali hidup2," katanya pada saat kembali ke Jepang, dengan membawa senjata berkaratnya.



No. 2. Sanju Bhagat: Saudara kembarnya hidup di perutnya.

Perut Sanju pernah sedemikan menggelembung sampai disangka hamil dan dia mengalami kesusahan bernapas. Sanju tinggal di kota Nagpur, India. Ketika menjalani operasi, Mehta, dokter yang mengoperasinya terkejut pada saat mengambil apa yang dianggap sebagai "tumor". "Tungkai satu keluar, lalu tungkai berikutnya, dan tungkai berikutnya, mulut, rambut". Sanju bagaikan melahirkan, sebenarnya Mehta mengangkat tubuh kembaran Sanju dari perutnya. Sanju sebenarnya mengalami satu kondisi yang sangat langka: fetus in fetu, yaitu saudara kembar yang terperangkan di dalam tubuh saudara satunya. Kembaran yang terperangkap akan mampu hidup sebagai parasit, bahkan dengan mengembangkan jaringan seperti ari2, ia akan menangkap makanan dari tubuh kembarannya, sampai si kembaran yang terperangkap tumbuh membesar sehingga mulai membahayakan tubuh induknya, dan di titik ini biasanya dokter akan mulai bertindak.


ne dia juara orang teraneh didunia kita, sambutlah pemenang:

No. 1. Thai Ngoc: Tidak Tidur selama tiga Dekade

Thai Ngoc, 64, mengaktakan bahwa ia tidak bisa tidur setelah menderita demam pada 1973, dan sudah menjalani 11.700 malam tanpa tidur. "Saya tidak tahu, insomnia ini apakah mengganggu kesehatan saya atau tidak, tapi yang jelas saya btetap sehat dan dapat bertani secara normal seperti yang lain," kata Ngoc. Ia diketahui sering membawa kantong pupuk seberat 50Kg sejauh 4 Km setiap paginya. Dokter juga menyatakan bahwa ia sehat dan hanya menyatakan Ngoc menderita gangguan ringan pada fungsi hatinya. Selama tiga bulan pertama ia tidak tidur, ia menggali dua lubang besar yang digunakannya sebagai kolam ikan.


memang aneh rasanya kalau melihat mereka-mereka ini, rasanya memang ga masuk akal.
Ya udah, Siapa lagi ne yang mau mendaftar jadi orang teraneh????



Hal-Hal yang Terlupakan Oleh Seorang Mahasiswa

Tujuan Penulisan :

Masa Kuliah adalah masa transisi penting seseorang dalam fase kehidupannya. Seseorang yang mengambil jenjang perkuliahan – Apapun perkuliahannya –, sering kali kurang memanfaatkan waktu kuliah dia dengan optimal. Hal ini seperti yang penulis alami, oleh karena itu berangkat dari pengalaman tersebut, kiranya penulis akan berbagi pengalaman.

Pembaca yang Budiman, Selamat Menikmati :

Transisi masa sekolah berseragam ( baca : SMA ) menuju jenjang yang lebih tinggi (baca : mahasiswa ) merupakan momentum yang berharga untuk seseorang, perubahan lingkungan, perubahan sistem, membuat sesorang memenapkan jati dirinya. Kebiasaan-kebiasaan lama yang terkungkung oleh aturan-aturan ketat, membuat seseorang seakan-akan, menjadi seseorang yang bebas lepas. Mau berbuat apapun, pilihan ada ditangannya.

Banyak disayangkan, ketika seseorang sudah mulai memasuki jenjang perkuliahan, bagaikan anak kecil dengan perahu sampan hendak mengarungi ganasnya gelombang Altantik, Bagaimana dia bisa bertahan ???

Dunia perkuliahan menuntut kita, mandiri –berdiri di atas kaki kita sendiri–, oleh karena itu jalan seseorang bisa bermacam-macam, Ada yang menempuh jalan kiri, jalan kanan, jalan naik bisa juga jalan turun, jalan lurus, ataupun jalan berkelok-kelok, semua terserah pada masing-masing pribadi.

Patut disadari, terlepas dari semua hal tersebut di atas, kiranya seseorang harus menyadari posisi dia, tujuan, dia dan langkah-langkah yang harus dia tempuh, dengan seperti itu dia mempunyai dasar-dasar, pegangan yang dengannya dia bertahan menjadi seorang mahasiswa yang sukses.

“Bukankah kita pernah mendengar berhasilnya seorang pelaut mengarungi samudra dengan sebuah perahu kecil, dengan berbekal layar, dayung, makanan, minuman? Begitupula serang mahasiswa, dengan berbekal ilmu, akal, attitude, semangat, dan keyakinan diaduk, dicapur dengan air menjadi sebuah sebuah kata yang menjadi harapan kiat semua ………………………………..”SUKSES

Berbekal menjadi seoorang mahasiswa yang cukup lama –dapat dikatakan mahasiswa setengah abadi—banyak sekali hal-hal yang sebenarnya dapat di maksimalkan oleh seorang mahasiswa, namun terluput olehnya. Berikut ini beberapa hal yang dirasakan penulis terlewatkan ketika menjadi seorang mahasiswa.

  1. Terlena pada Awal berjumpa

Banyak mahasiswa baru – newbie – terlalu semangat memasuki dunia baru perkuliahan, sehingga mereka terlalu bebas, tidak mempunyai senjata dalam memasuki dunia perkuliahan. Tidak ada strategi, Tidak ada Taktik, tidak ada persiapan, dalam menghadapi dunia perkuliahan. Walhasil , Nol besar alias IP Jongkok pada semester awal ini. Ini adalah suatu awal yang berat

Apa yang Salah ???

IP yang CUMLOUDE, adalah awal yang bagus untuk mulai bertarung, usahakan hal ini dapat tercapai tentunya jangan menjadi seorang mahasiswa yang biasa-biasa – jadilah mahasiswa yang luar biasa – maksud saya bukan berarti menjadi mahasiswa yang sibuk dengan buku saja, introvet tak mau bergaul – Menurut saya ini tidak benar, dan tidak seharusnya mahasiswa itu seperti ini –, sebagaimana yang akan datang penjelasanya nanti. Tapi jadilah seoarang mahasiswa yang punya bekal, tahu medan, bawa senjata, pakai strategi, Bagaimana implementasinya ??? –Just Up To You –

Bagaimana solusinya :

Semester awal adalah lahan bercocok taman kita, dengan baik kita mengolah, dengan rajin kita memupuk, dengan hati-hati kita merawatnya, maka panen raya pun datang, dan hati gembira. Hendaklah seorang mahasiswa mulai mempelajari seluk beluk kampusnya, bagaimana menjadi seorang mahasiswa yang baik, bagaimana startegi menghadapi dosen, bagaimana menghadapi soal-soal, bagaimana berjumpa dengan birokrasi, bagaimana mencari teman, bagaimana mengorek informasi dari kakak angkatan, bagaimana mengalahkan teman-teman angkatan, membuat peta kekuatan teman-teman, bagaimana dan bagaimana lagi yang harus dilakukan untuk bertahan hidup disaat awal perjumpaan.

  1. Kurang Pergaulan Minim Pengalaman

Kelemahan seorang mahasiswa baik tua maupun muda, mempunyai kelemahan dalam hal membangun jaringan, tentunya tidak semua. Mungkin bagi teman-teman yang bertarung dengan kehidupan organisasi, menjadi seorang ogranisatoris sejati, tak sulit membangun sebuah jaringan, kekuatan lobi, kefasihan berbicara turut menjadi elemen penting dalam membangun sebuah jaringan. Akan tetapi untuk sebagian besar teman-teman yang biasa-biasa saja, membangun sebuah jaringan adalah bukan sebuah hal yang mudah, perlu kemauan, usaha, dan kesabaran. Apalagi jika seseorang tidak mempunyai jiwa terbuka, aktif mencari teman tentunya dia akan menjadi seseorang yang tertutup, jarang berteman mungkin karena punya sisi yang kurang ataupun rasa percaya diri yang rendah. Hal ini berdampak hilangnya informasi-informasi penting yang biasanya mengalir di dalam sebuah pertemanan.

Bagaimana Solusinya :

Solusi yang mudah adalah seseorang mulai menerima dan bergaul dengan banyak teman . Apakah harus semua ?? Jawabannya tentu kalau bisa ya, akan tetapi dalam pertemanan sering kali ada batasan-batasan yang dilakukan oleh seseorang dalam menerima dan membangun sebuah jaringan, yang mana hal ini akan berpengaruh terhadap banyak teman yang akan dia jadikan sebagai jaringan dia. Buka diri, jaga attitude, buat sebuah prisip-prinsip. Dan take and Give (saya masih ragu apakah setiap bentuk pertemanan dibangun diatas prinsip take and give, menurut hemat saya sesorang akan lebih diterima ketika dia memberikan bangiannya –Give—Dari pada dia meminta bagiannya –Take—atau dalam kata lain seseorang yang memberikan pengorbanan kepada temannya akan lebih mudah dan banyak berhasil membangun pertemanan, walaupun ini butuh kesabaran dan tekad yang kuat)

  1. Lupakan Ruang Referensi yang Sedang Menanti

Buku adalah sumber ilmu, mata air yang tak pernah kering. Hendaknyakita sadar, kalaupun kita hitung waktu kita utuk membaca buku dengan waktu kita untuk kegiatan yang lain maka tentunya msih sedikit sekali porsi untuk membaca buku. Padahal di luar sana beragam buku- buku yang mengandung khasanah ilmu pengetahuan masih belum tersentuh kita, bahkan apabila kita habiskan sebagian umur kita untuk membaca buku, maka saya yakin tak sampai tutup usia, banyak buku yang belum kita sentuh.

Bagaimana mengatasi hal ini ?

Sesungguhnya di kampus terdapat satu rungan yang didalamnya terdapat ilmu-ilmu yang sudah siap jadi, enak dibaca dan banyak faedahnya. Ruang tersebut adalah Ruang referensi, Nama itulah yang diberikan di tempat penulis. Tentunya dalam ruangan tersebut tersebar banyak skripsi-skripsi, tesis-tesis, disertasi. Jurnal-jurnal yang bermutu, buku-buku yang bagus yang hendaknya layak kita baca, bahkan habiskah kita baca selama kita duduk dibangku kuliah ??. Ada beberapa hal menjadi dasar mengapa kita seharusnya menelan itu semua yang ada di sana;

1. Buku-buku di sana telah terkodisikan, ditulis dengan bahasa ilmiah dengan bobot materi yang bagus dan tersaring

2. Tidak banyak kata-kata yang sia-sia, seakan-akan kita sedang membaca ringkasan ilmu pengetahuan dalam bidang yang kita geluti.

3. Sesuai dengan pikiran serang mahasiswa disertai rujukan dan bukti-bukti ilmiah dan matematis yang membuat kita lebih rasionalis.

4. Materi yang penting-penting ada di sana, diasmping mungkin pula materi-materi yang sedang ramai dibicarakan di dunia luar.

Walhasil, Bukan suatu kerugian seandainy akita menghabiskan banyak waktu membaca di ruangan tersebut, tentunya tidak mengabaikan hal-hal penting yang lainnya, Daripada kita menghabiskan banyak waktu membaca buku-buku text yang tebal-tebal, yang susah kita pahami, ataupun membaca berpuluh-puluh komik yang akan tidak akan banyak mendidik kita.

  1. Tak Tahu Birokrasi Startegi Mati

Faktor yang satu ini berkaitan dengan pihak nonteknis dalam belajar, tentunya –sebagaimana yang diterangkan di atas,kita perlu suatu taktik dan strategi, bukan hanya untuk menghadapi semester-semester pertama perkuliahan, bahkan sampai kita melangkah kaki kita pergi keuar, maka dibutuh kata ilmu tentang birokrasi. Mengapa hal ini begitu penting ??? Tentunya birokrasi dibuat untuk mengatur dan memperlancar kegiatan utama –Perkuliahan—tetapi ketika kita tidak mengetahui suatu jalur birokrasinya maka akan menjadi batu sandungan kita dalam melangkah. Bagaimana Kita KRS-an, bagaimana prosedur ikut KKN, bagaimana syarat-syarat mengajukan Skripsi, bagaimana dan bagaimana ..

Bagaimana Solusinya :

Banyaklah bergaul dengan teman-teman. Tanyakan segala sesuatu mengenai jalur birokrasi kampus, dan jangan segan-segan bertanya ke Urusan TU, ataupun akademik. Kesalahan jalur birokrasi dapat mengakibatkan kita menjadi lulus tertunda, dan ini suatu kerugian yang cukup besar. Walhasil seorang mahasisiwa tidak boleh mengabaikan peranan suatu jalur birokrasi suatu sistem, ikutilah sistem maka akan semakin kita survive.

  1. SoftSkill Tak ada HardSkill pun tak bisa apa-apa

Kalau kita perhatikan dan kita sadari, seberapa besar sebenarnya ilmu yang kita serap dan benar-benar menjadi ilmu dibenak kita, mulai dari semester pertama kita kuliah sampai akhirnya kita melangkahkan kaki keluar. Mungkin hanya sebagian kecil ilmu yang dapat kita serap. Kalau ada oarang yang mengatakan bahwa “selama ini kita dididik untuk mengembangkan pola pikir”, tentu saja ini pernyatan yang benar akan tetapi perlu kita ajukansuatu pertanyaan, bagaimana mungkin selama kita kuliah kita tidak mengambil manfaat yang besar dari ilmu yang diberikan oleh dosen-dosen kita?, bagaimana dapat kita katakan ketika kita ditanya selama ini kita mendapatkan apa ? Ada yang menjawab tak dapat apa-apa . Bagaimana mungkin ini biasa terjadi??? Ini kesalahan ataupun paradigma salah yang telah mengakar, Harusnya kita mengatakan Kita menyerap sebagian besar ilmu yang diberikan. Apa dan siapa yang salah dengan semua ini ???.

Ketika keadaan sedemikian parahnya, suatu hal ayng memprihatinkan adalah suatu kenyataan bahwa sebagian mahasiswa tidak mempunyai keahlian SoftSkill yang mendukung. Hardskill Payah , Softskill apalagi. Bagaimana ini? Bukankah waktu empat tahun ini cukup untuk mengembangkan SoftSkill kita, Ada yang berupa Keahlian Bicara, Keahlian Teknik, Kemampuan Analisa, ataupun kretivitas yang sedianya hal itu tidak kita dapatkan didalam kelas. Tentunya lagi ketika kita lulus dan bersaing dengan mahasiswa lain , Spftskill menjadi modal yang tidak kecil, bisa jadi seseorang menjadi ciut nyalinya ketika tidak mempunyai Softskill apapun, bdan boleh jadi seseorang menjadi lebih PD ketika mengusai berbagai macam softsklill, oleh karena itu maka perhatikanlah hal ini wahai para mahasiswa.

Ini lah beberapa hal yang terlintas di benak penulis ketika duduk di depan komputer ini, Jelas masih banyak lagi diluar sana, dan mungkin pula ada yang tidak setuju, Perkara dalam hal tersebut adalah luas (Al Amru Waasiu), mudah mudahan bermanfaat untuk memajukan peradaban begerasi Muda Bangsa, Sudah selayaknya setiap muda memikirkan mau kita apakan bangsa ini kedepan, Tentunya kita tidak rela dengan terjajah selama 4,5 abad Bukan ? Tentunya kita kita tidak rela dengan penjajahan ekonomi yang mencengkram ini ?? Tunggu berapa lama lagi wahai pemuda, kita bisa merdeka ??

Heboh Ular Raksasa Kalimantan Sepanjang 33 Meter

Sabtu, 21 Februari 2009 | 05:45 WIB

BARU-BARU ini, muncul sebuah foto udara yang membuat heboh Malaysia. Seekor ular raksasa berenang di Sungai Baleh, Sibu, Serawak, bagian utara Kalimantan yang masuk wilayah Malaysia. Hiii...

Sebuah foto ular raksasa terlihat berenang melenggak-lenggok di sebuah sungai tropis yang dikelilingi oleh hutan gambut. Ular berwarna hitam itu sangat besar, hampir memenuhi sungai yang terletak di tengah-tengah hutan rawa yang rimbun. Air beriak di kiri kanannya. Kabarnya, foto itu diambil dari sebuah helikopter, 11 Februari 2009 lalu.

Foto itulah yang menjadi perdebatan luas di Malaysia saat ini. Kalimantan memang memiliki ular-ular raksasa. Namun selama ini, ular yang besar yang baru ditemukan adalah sejenis sanca atau python atau masyarakat Kalimantan menyebutnya ular sawah, yang panjangnya belasan meter.

Namun ular yang terlihat di foto dan beredar luas di internet, termasuk Youtube, jauh lebih panjang dan besar dibanding temuan python selama ini. Diperkirakan panjangnya 100 kaki atau sekitar 33 meter.

Gambar tersebut diambil oleh anggota tim wilayah bencana banjir yang kemudian diterbitkan oleh Utusan Sarawak, sebuah koran lokal, pekan lalu. New Straits Times di Kuala Lumpur juga memuat foto tersebut yang kemudian dirilis oleh The Telegraph, Inggris.

Ada juga yang tidak memercayai foto itu dan menganggapnya rekayasa semata. Hal ini karena terlalu jauhnya pengambilan gambar ular tersebut. Benar atau tidak, foto itu sudah membuat masyarakat di sekitar Serawak, khususnya Sibu, ketakutan. Sebab, sungai itu merupakan urat nadi transportasi masyarakat selama ini.

Berdasarkan legenda yang hidup di masyarakat setempat, memang dipercaya tentang adanya anaconda di kawasan tersebut yang bernama Nabau. Menurut kepercayaan, Nabau merupakan ular dengan panjang 80 meter dengan kepala naga dan tujuh lubang hidung. Masyarakat desa yang tinggal di Sungai Baleh Borneo memercayai makhluk mistik tersebut. Selain itu, masyarakat memang sering melihat ular-ular besar di kawasan itu.

Nah, pertanyaannya, bila foto itu asli, apakah ular yang terlihat itu sejenis python atau anaconda? Hingga kini memang belum ditemukan adanya anaconda di Kalimantan, kecuali dalam film Anaconda: The Hunt For The Blood Orchid yang laris itu.

Rekor ular terpanjang saat ini memang anaconda (eunectes) dari Amazone. Anaconda merupakan keluarga boa. Panjang anaconda yang baru ditemukan adalah 50 kaki, namun para ilmuwan percaya ada anaconda yang panjangnya 80 kaki, bahkan 100 kaki dari temuan kulit ular tersebut oleh sebuah ekspedisi ilmuwan Inggris tahun 1992. Dalam keluarga anaconda, menurut situs lingkungan Mongabay, yang terbesar adalah anaconda hijau (Eunectes murinus). Panjangnya mencapai 43 meter.

Python Asia adalah ular terpanjang kedua. Ilmuwan menyebutnya Asiatic Reticulated Python (Python reticulatus). Python terpanjang yang ditemukan di kawasan Kalimantan panjangnya 33 kaki, dan merupakan rekor dunia sanca terpanjang saat ini. Para ilmuwan percaya panjang python bisa mencapai 50 kaki atau sekitar 15 meter.

Bedanya, anaconda lebih langsing dan ahli berenang. Sementara python lebih gemuk dan hanya suka kelembapan, bukan di air. Anaconda menggigit mangsanya sampai mati sebelum menelan, sementara python menggunakan kekuatannya dengan membalut mangsa sampai tulang-belulangnya hancur atau tak bergerak lagi, kemudian ditelan bulat-bulat.

Awal Februari, para ilmuwan menemukan fosil ular seberat sebuah mobil kecil. Ular itu diperkirakan bisa melumat binatang seukuran sapi. Monster sepanjang 45 kaki bernama Titanoboa sangat besar dan hidup dengan memakan buaya dan kura-kura raksasa. Beratnya mencapai 1,25 ton. Ia biasa merayap di sekitar hutan-hutan tropis Amerika Selatan 60 tahun silam. (yan/berbagai sumber)

My Insta